Bidadari Hatiku
Apakah tawamu adalah halusinasiku?
Apakah senyummu fatamorgana bagiku?
Apakah ucapanmu adalah khayalanku?
Semua bagaikan tetes embun yang menyirami bunga pagi
Memunculkan warna pelangi dihati
Ingin kuhabiskan waktu untuk duduk memandangimu
Menghentikan waktu agar puas melihat senyummu
Meraih tangan dan tubuhmu dalam pelukanku
Mendekatkan muka untuk mendengar setiap hembusan nafasmu
Dirimu adalah bidadari di hatiku
bagaikan dewi0dewi cinta yang menerbangkanku
Sedangkan aku hanya manusia yang tak abadi
Manusia yg tak bisa memutar waktu untuk bisa memilikimu
Manusia yang tak bisa menyentuhmu
Aku hanya debu yg akan mengeluarkan air matamu
Aku hanya duri yg akan menusuk hatimu
Aku hanya manusia yang akan menghilangkan keabadianmu
Walaupun cinta sudah menusuk hatiku
Aku ingin kau terbang mengejar matahari
Tersenyum diantara bintang yang gemerlapan
Tidur dibawah bayangan bulan
Sehingga aku bisa selalu melihat indahnya dirimu
Walaupun waktu tak berpihak padaku dan menutup umurku
Tapi aku akan selalu bahagia
karena aku tau bidadari itu selalu tersenyum dan mencintaiku
Tags: Bidadari Hatiku
September 7th, 2009 at 4:50 pm
[...] Read original post at http://ranggalawe.blog.friendster.com/2009/08/bidadari-hatiku/ [...]