Lelah

Lelah 26 oct 1997

Jalan ini tak juga habis
padahal sandal ini sudah bertambah tipis
lelah memikirkan sampai kapan akan berhenti
kalau jalan ini tak juga mau ikut berjalan

tenggorokan ini kering menunggu air melewati
punggung ingin ingin merebah lelah menahan beban
kakipin kram tapi tak mampu kuhentikan
dimanakah danau dengan pohon rindang ?
aku hanya ingin bersandar

kuumpat tanah becek yang menghambatku
kutebas ranting-ranting yang menghalangi
bahkan rumput tak bersalahpun aku tendangi
ingin aku berteriak keras
agar matahari mau bersembunyi
ingin aku memaki-maki
agar awan mau melindungi

tapi aku takut hewan-hewan akan terbangun
lalu balas mengumpatku
aku juga was-was jika awan marah
lalu turunkan hujan yang membasahi jalan yang kulalui
apalagi jika matahari ikut memusuhi
lalu mencoba membakar kulit tubuh hitamku

Untunglah cemara selalu bernyanyi bersama hembuasan angin yang melalui
burung-burung pun ikut bersahutan seperti menyoraki
dan juga para sahabat yang berjalan bersama
menghibur diri dari asa yang hampir mati
untuk terus menghabiskan sandalku ini

Perjalanan bersama teman seperjuangan - semeru bromo

Leave a Reply