Archive for May, 2008

Dingin Alam

Thursday, May 15th, 2008

Dingin Alam - 26 Okt 1997

Aduh malam datang lagi
saat sinar matahari mulai bersembunyi
bersama kabut yang terus menyelimuti
takut hatiku mematikan rasa hati

Dinginnya malam menusuk tulangku
pelan mengelus setiap bulu rambutku
kuselimuti setiap ujung badan ini
menyalakan api untuk menghangatkan udara sepi
kuminum kopi sisa hari yang berganti
mencoba menahan kantuk yang datang tanpa permisi

Aku sudah tak tahan lagi
berperang melawan suhu alam ini
bahkan anginpun seperti hendak mengeroyokku
membunuh semangat untuk bertahan

aku lelah untuk melawan
kubuka selimut panjang yang menutup badan
kutelanjangi baju yang masih melindungiku
kuminup dinginnya tetesan embun
agar cemakin cepat aku membeku
dan siksapun pergi berpuas diri

kulitkupun membiru
daging ini telah dingin sedingin harapanku
berkelebat semua kenangan indah yang kulalui
membuat aku tersenyum dalam dinginnya hati
aku hanya bisa berdoa
agar jiwa ini tak pergi sebelum matahari kembali menyonari

berlahan dingin malam ini tak kurasakan
pelan mulai menghilang
aku tau mereka tidak pergi hanya duduk disini
bersama kulit yang telah mati

aku mulai tahu pada alam ini
mereka tidak garang ataupun jahat
mereka akan menyarang jika kita melawan
mereka akan diam jika kita mengikuti mereka
menyatukan diri bersama alam untuk hidup bersama

nyanyianku tak sekeras nyanyian alam
gembira hati tak terluapkan
belajar dinginnya malam
agar dapat hidup demi masa depan

Cinta Sederhana

Thursday, May 15th, 2008

Cinta Sederhana - 30 Juli 1999

Bila ada cinta sederhana
saling setia tanpa terluka
saling percaya dengan keikhasan hati
saling mengisi tanpa menyakiti
tak lelah memperbaiki diri
walaupun jalan kian terjal

semoga kita selalu disana
dalam rengkuhan cinta sederhana

By Ovie

Sebuah Fenomena Alam

Monday, May 5th, 2008

Sebuah Fenomena Alam 26 okt 1997

Bangsaat
tidurku terganggu
kamu datang….padahal aku nggak minta
begitu saja…

By Anandita
Perjalanan bersama teman seperjuangan -  Bromo Semeru

Lelah

Monday, May 5th, 2008

Lelah 26 oct 1997

Jalan ini tak juga habis
padahal sandal ini sudah bertambah tipis
lelah memikirkan sampai kapan akan berhenti
kalau jalan ini tak juga mau ikut berjalan

tenggorokan ini kering menunggu air melewati
punggung ingin ingin merebah lelah menahan beban
kakipin kram tapi tak mampu kuhentikan
dimanakah danau dengan pohon rindang ?
aku hanya ingin bersandar

kuumpat tanah becek yang menghambatku
kutebas ranting-ranting yang menghalangi
bahkan rumput tak bersalahpun aku tendangi
ingin aku berteriak keras
agar matahari mau bersembunyi
ingin aku memaki-maki
agar awan mau melindungi

tapi aku takut hewan-hewan akan terbangun
lalu balas mengumpatku
aku juga was-was jika awan marah
lalu turunkan hujan yang membasahi jalan yang kulalui
apalagi jika matahari ikut memusuhi
lalu mencoba membakar kulit tubuh hitamku

Untunglah cemara selalu bernyanyi bersama hembuasan angin yang melalui
burung-burung pun ikut bersahutan seperti menyoraki
dan juga para sahabat yang berjalan bersama
menghibur diri dari asa yang hampir mati
untuk terus menghabiskan sandalku ini

Perjalanan bersama teman seperjuangan - semeru bromo

Sinar yang membutakan

Sunday, May 4th, 2008

Sinar yang membutakan

semua ini seperti mimpi yang terang menyilaukan
seperti sinar yang menyergap kesadaran
membuat aku buta akan warna dunia
dirimu datang pada waktu yang tak pernah aku perkirakan

Aku merasa dalam dunia khayalan
Yang begitu indah memabukkan
aku begiru takut semua ini akan menghilang
seperti apa yang pernah aku rasakan

Saat bayanganmu menutupi wajahku
Tak sanggup kugerakkan persendian tubuh
Semua kaku bersama bergetarnya hati
Jantung ini berdetak tak beraturan
Alian listrik menjalari seluruh pembuluh darahku
dalam setiap sentuhan lembutmu

Ingin kupeluk dirimu sepanjang waktu
agar kau tahu begitu dalam rasaku
Disela setiap desahan nafas yang terhembus
ingin kuucapkan sejuta kata cinta
yang telah lama terpendam dalam dada

Kenapa kita bersama dalam dunia yang berbeda
kenapa kita menyatu dalam jalan yang berliku
tak mampu kuungkap rahasia nasib yang sudah tertulis
walaupun tak ada jalan bagi kita
i’ll always walk beside you
Wherever you are
Whatever it takes
No matter how far

Ibu - By Iwan Fals

Friday, May 2nd, 2008

Ibu lyrics

Ribuan kilo jalan yang kau tempuh

Lewati rintang untuk aku anakmu

Ibuku sayang masih terus berjalan

Walau tapak kaki penuh darah penuh nanah

Seperti udara kasih yang engkau berikan

Tak mampu ku membalas . . . . . . . . . . . .

Ibu . . . . . . . . . . . . .   ibu . . . . . . . . . . . . .

Ingin kudekap dan menangis dipangkuanmu

Sampai aku tertidur bagai masa kecil dulu

Lalu do'a-do'a baluri sekujur tubuhku

Dengan apa membalas . . . . . . . . . . . . . . .

Ibu . . . . . . . . . . . . .   ibu . . . . . . . . . . . . .

Pelangi Hati

Friday, May 2nd, 2008
Pelangi
Hati
 
Aku
tertegun dibawah rindangnya pepohonan liar
Mata ini seperti tak mau
berkedip
Tenggorokanpun tersekat seperti ada setan yang mencekikku
Aku
terpesona ditengah belantara yang menjemukan
Pelangi
itu tiba-tiba muncul dihadapanku
dengan warna-warna indah yang begitu
hidup
Menyelubungi awan-awan yang begitu membosankan
Aliran
darah ini seperti berhenti saat ku sentuh warna pelangi
Tangan gemetar tak
sanggup menahan beban
Jantung ini tak mau kompromi dengan terus berlari
bagaikan kuda perang yang terus berkejaran
Hanya alam yang terus diam dalam
rintiknya hujan
Dalam
mata yang terpejam mencoba merasakan
Setiap gerak tanganku yang menyentuh
warna itu
lembut, basah dan menyegarkan
Kunikmati setiap mikro detik saat
ini
Berharap waktu dapat berhenti agar kau tak pergi
Aku
begitu takut membuka mataku
Karena aku tak ingin melihat awan gelap
lagi
Aku takut pelangi itu pergi
bersama datangnya panas matahari
Walaupun
kupanjatkan permintaan diatas cakrawala,
Walaupun kutumpahkan isi
samudra
Pelangi itu tetap lah pergi untuk muncul kembali
Pelangi yang tak
mungkin kumiliki dalam abadi
Air
mata ini selalu berjatuhan seperti bunga sakura di musim gugur
Tangis ini
meledak seperti bom napalm yang membakar
Semua hanya bisa kusesali saat warna
pelangi itu pergi
Tapi aku tau pelangi akan selalu kembali
mengobati rasa
rindu ini